Asal Kata Keramik Berasal Dari Bahasa Yunani Yaitu

Cantiks.com – Asal Kata Keramik Berasal Dari Bahasa Yunani Yaitu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Keramik

yaitu jenis komoditas nan dibuat dengan sasaran terdepan kapling liat yang dibentuk dan dibakar dengan suhu 600º Celcius hingga bertambah bersumber 1300º Celcius sehingga terjadi perubahan sifat petak liat menjadi lebih kuat. Keramik sudah lalu dikenal sejak zaman neolitikum. Sejumlah rakitan purbakala seperti belahan kecil tembikar di argo kulit kijing Sumatera menjadi bukti kesanggupan keramik di masa lampau.[1]

Awalnya tegel hanya dibuat bikin membuat cak keramik dan peralatan rumah tahapan. Sahaja pemanfaatan keramik kini semakin luas dengan adanya paduan dengan unsur logam dan bukan metal. Detik ini, keramik banyak digunakan sebagai objek pembuatan belukut, isolator listrik, dan bahan baku alat cetak. Keramik berpunya dipakai pada master hierarki. Keramik dapat dibedakan menjadi tegel tradisional dan keramik industri. Dalam flat pangkat, keramik tradisional menjadi bahan pembuatan cangkir, keramik, tembok dan roda gerinda. Sedangkan tegel industri dimanfaatkan perumpamaan bahan pembuatan turbin, komponen otomotif dan pesawat atmosfer.  Material dasar dari keramik nan paling tua adalah tanah pekat. Sedangkan material dasar modernnya adalah koalin, rijang dan felspar.[2]


Penamaan



[sunting

|
sunting perigi]




Keramik pada awalnya bersumber berpokok bahasa Yunani
keramikos

nan artinya satu bentuk dari tanah liat yang sudah mengalami proses pembakaran.

Kamus dan ensiklopedia tahun 1950-an mendefinisikan lantai sebagai suatu hasil seni dan teknologi cak bagi menghasilkan barang dari tanah pekat nan dibakar, seperti gerabah, genteng, porselen, dan sebagainya. Tetapi saat ini tidak semua keramik berasal berpunca tanah liat. Definisi signifikansi keramik terbaru mencakup semua korban bukan logam dan anorganik yang berbentuk padat. (Yusuf, 1998:2).

Baca juga:  Apa Yang Dimaksud Dengan Udara Komplementer

Umumnya campuran ubin lebih stabil dalam mileu termal dan kimia dibandingkan elemennya. Bahan resmi lantai nan awam dipakai adalah felspard, ball clay, kwarsa, kaolin, dan air. Resan keramik sangat ditentukan oleh struktur batu belanda, komposisi kimia dan mineral bawaannya. Oleh karena itu sifat tegel juga tergantung plong lingkungan geologi di mana bulan-bulanan diperoleh. Secara publik strukturnya sangat musykil dengan sedikit elektron-elektron bebas.

Kurangnya beberapa elektron bebas lantai membuat sebagian besar korban keramik secara kelistrikan enggak merupakan konduktor dan kembali menjadi konduktor panas nan jelek. Di samping itu keramik mempunyai sifat getas, gentur, dan kaku. Keramik secara umum mempunyai kekuatan tekan lebih baik dibanding kurnia tariknya.


Klasifikasi keramik



[sunting

|
sunting sumber]




Pada prinsipnya keramik terbagi atas:


Keramik tradisional



[sunting

|
sunting sumber]




Keramik tradisional yaitu keramik yang dibuat dengan memperalat mangsa pan-ji-panji, sebagaimana kuarsa, kaolin, dll. Yang termasuk keramik ini yakni: barang pecah belah (peralatan bersantap dan minum, kaca, piring, dll.), keperluan kondominium tangga (keramik, bata), dan bakal pabrik.


Keramik lumat



[sunting

|
sunting sumber]




Fine ceramics

(keramik modern maupun halal disebut keramik teknik, advanced ceramic, engineering ceramic, techical ceramic) merupakan keramik yang dibuat dengan menggunakan oksida-oksida ferum atau metal, seperti: oksida logam (Al2O3, ZrO2, MgO,dll). Penggunaannya: anasir perapian, semikonduktor, komponen turbin, dan pada latar medis. (Joelianingsih, 2004)


Sifat Keramik



[sunting

|
sunting mata air]




Simulasi lapisan rataan luar pesawat ulang alik saat memasuki angkasa luar mayapada, yang memanas sampai temperatur 1500 °C

Sifat yang umum dan mudah dilihat secara fisik pada galibnya tipe keramik adalah britle atau rapuh, peristiwa ini bisa kita tatap plong keramik jenis tradisional seperti barang terbit belah, kaca, kendi, gerabah dan sebagainya, coba jatuhkan piring yang terbuat dari keramik bandingkan dengan piring bersumber logam, pasti ubin mudah berpunca, walaupun kebiasaan ini tidak berlaku puas jenis keramik tertentu, terutama jenis keramik hasil sintering, dan paduan sintering antara tegel dengan logam. rasam lainya adalah tahan hawa tinggi, sebagai kamil keramik tradisional yang terdiri dari tanah liat, flint, dan feldspar resistan sampai dengan suhu 1200 °C, keramik hasil perkomplotan seperti keramik oksida mewah tahan sampai dengan suhu 2000 °C. Manfaat tekan tinggi merupakan resan yang membuat penelitian tentang keramik terus berkembang.

Baca juga:  Contoh Gambar Cetak Dari Bahan Alami


Bacaan



[sunting

|
sunting sumber]






  1. ^





    Rahmat Indah Pemudi, Vanya (19 Maret 2021). Serafica Gischa, ed. “Kerajinan Keramik: Pengertian dan Teknik Pembuatannya”. Kompas.com. Diakses terlepas
    17 Mei

    2022
    .










  2. ^





    Manurung, Vuko A. T. (2016).
    Ilmu Material untuk Otomotif

    (PDF). Jakarta: Politeknik Manufaktur Astra. hlm. 66. ISBN 978-602-71320-1-6.









Lihat pula



[sunting

|
sunting mata air]




  • Seni keramik

Asal Kata Keramik Berasal Dari Bahasa Yunani Yaitu

Sumber: https://duuwi.com/64819/asal-kata-keramik-berasal-dari-bahasa-yunani.html