Bagaimana Reklame Yang Baik Menarik Dan Efisien

Cantiks.com – Bagaimana Reklame Yang Baik Menarik Dan Efisien

Biasanya papan reklame atau billboard lebih banyak kita jumpai di jalan raya kota-kota besar. Jenisnya pun bermacam-macam, ada yang berdiri sendiri dengan menggunakan tiang penyangga adapula yang menempel pada sisi sebuah gedung atau bangunan. Pada beberapa titik atau area tertentu, tidak jarang kita melihat terdapat lebih dari dua papan reklame dan posisinya pun saling berdesakan. Ukuran dan bentuknya juga beragam, ada yang sangat besar dan mudah terlihat dari jarak jauh ada juga yang berukuran kecil dan seringkali terlewati begitu saja.

Dengan berbagai macam varian dan letak papan reklame di kota tadi, sebenarnya papan reklame atau billboard seperti apa sih yang baik dan efektif untuk beriklan? Karena biaya yang dibutuhkan untuk beriklan di media luar ruang seperti billboard atau media reklame juga relatif tinggi, tentunya kalian ingin beriklan di lokasi yang strategis dan juga efektif bukan? Tenang, kami bagi tipsnya untuk kalian, disimak baik-baik ya.


1. Eksposur Media




Pilih lah titik reklame yang tegak lurus dengan arah pandang audiens. Audiens reklame yaitu pengguna jalan raya yang mayoritas menggunakan kendaraan, baik itu kendaraan roda dua atau roda empat, tentu fokus utamanya pada jalan di depannya atau pada arah kemana kendaraan itu bergerak.




Berdasarkan laporan studi literatur dari ADVERTS (Assessing Distraction of Vehicle drivers in Europe from Roadside Technology-base Signage), bahwa fokus pengendara kendaraan terlihat seperti pada ilustrasi di atas. Semakin ketengah fokus pengendara semakin terpaku, dan kecenderungan pemindaian penglihatan pengemudi secara horizontal.

Baca juga:  Dalam Permainan Bulutangkis Pukulan Lob Adalah Pukulan Yang Jatuhnya Shuttlecock

Maka media yang paling efektif ialah yang tegak lurus dengan arah pandang pengendara kendaraan. Karena pengendara lebih mudah dan cepat mengenali obyek yang berada di depannya sehingga iklan kalian lebih berpeluang untuk terlihat.


2. Posisi Media


Perhatikan kecepatan lalu lintas kendaraan di lokasi yang kalian pilih. Tentu kalian ingin pesan pada iklan kalian tersampaikan dengan baik bukan. Pada kondisi lalu lintas yang lengang, laju kendaraan cenderung lebih cepat sehingga tidak cukup waktu untuk membaca pesan pada iklan di reklame.



reklame

Pilih lah reklame yang terletak di lokasi yang berpotensi memperlambat atau bahkan menghentikan laju kendaraan. Lokasi seperti persimpangan jalan, penyempitan jalan (bottle neck), atau pintu masuk sebuah kawasan atau fasilitas publik. Karena biasanya pada lokasi-lokasi tersebut terjadi penurunan laju kendaraan karena adanya lampu pengatur lalu lintas atau karena kepadatan akibat penumpukan kendaraan yang terjadi di lokasi tersebut.


3. Ukuran Media


Jarak pandang audiens dengan media reklame menjadi faktor penentu efektivitas iklan berikutnya. Ukuran media harus cukup besar agar dapat terlihat dari jarak optimum audiens. Ketajaman penglihatan normal manusia menurut snellen chart yaitu 20/20, artinya obyek yang dapat terlihat optimum dalam jarak 20 kaki atau 6 meter.



reklame billboard jakarta

Pilih lah ukuran media yang proporsional atau sesuai dengan jarak pandang audiens. Ukuran media yang cukup besar tentu lebih mudah terlihat dan menarik perhatian audiens.


4. Visibilitas Media


Agar dapat terlihat secara optimum faktor berikutnya adalah distraksi atau penghalang media dengan audiens. Perhatikan obyek lain disekitar media reklame seperti bangunan, pohon, tiang listrik, lampu penerangan jalan, atau lampu pengatur lalu lintas. Keberadaan benda atau obyek tadi dapat menjadi faktor penghalang visual ketika posisinya berada di depan media reklame.

Baca juga:  Tunjukkan Kalimat Atau Kata Mana Yang Menunjukkan Ciri Teks Prosedur



reklame


5. Densitas Lokasi


Pernah lihat kondisi papan reklame seperti gambar dibawah ini? Meski hampir seluruh aspek di atas sudah terpenuhi namun dengan terlalu banyaknya jumlah papan reklame atau billboard di satu titik yang sama membuat pesan iklan akan sulit tersampaikan.



billboard

Karena pemandangan audiens dipenuhi dengan papan reklame lain sehingga informasi yang diterima beragam dan bercampur dengan informasi dari masing-masing media tersebut hal ini disebut dengan kekacauan visual.

Pemandangan seperti ini sangat menganggu dan mengurangi estetika kota, juga akan menimbulkan kejenuhan visual bagi audiens di lokasi tersebut. Sekarang kamu sudah bisa menentukan titik reklame mana yang efektif untuk program campaign kalian. Pilih lah media yang sesuai dengan target market dan budget kalian ya sobat WeMove. Untuk informasi titik lokasi reklame atau billboard yang efektif dan budget friendly segera hubungi kami ya.

Bagaimana Reklame Yang Baik Menarik Dan Efisien

Sumber: https://duuwi.com/11330/bagaimana-reklame-yang-baik-menarik-dan-efisien.html