Instrumen Musik Yang Mirip Biola Akan Tetapi Lebih Besar Adalah

Cantiks.com – Instrumen Musik Yang Mirip Biola Akan Tetapi Lebih Besar Adalah

You’re Reading a Free Preview

Page

2

is not shown in this preview.

Alat musik adalah suatu alat berupa instrumen yang jika dimainkan dapat mengeluarkan suara atau bunyi tertentu. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memainkan alat musik. Salah satunya dengan cara digesek.

Berikut ini adalah beberapa contoh alat musik gesek.


1. Biola

Alat musik gesek yang paling populer karena sering kita lihat dan banyak yang memainkannya.

Biola memiliki 4 dawai atau senar. Dimainkan dengan cara digesek menggunakan sebatang busur kayu yang dipasang berhelai-helai rambut kuda. Dawai yang digesek akan beresonansi dengan adanya sepasang rongga udara berbentuk huruf f di badan biola.

Sumber foto : pixabay.com

Memainkan biola memerlukan kepekaan perasaan yang tinggi karena biola tidak memiliki fret atau pembatas nada.

Dalam perkembangannya biola menjadi alat musik yang cukup populer untuk dimainkan dalam berbagai aliran musik.

Baca juga:
Cara Bermain Biola


2. Cello

Merupakan alat musik gesek yang masih termasuk ke dalam keluarga biola. Ukurannya lebih besar dari biola namun lebih kecil dibanding bass.

Sebagian besar bahannya terbuat dari kayu dan memiliki 4 dawai atau senar. Memainkannya ditegakkan dalam posisi berdiri dengan penahan logam di bagian bawahnya. Cello berada di antara kedua kaki atau selangkangan pemusik dalam posisi duduk. Digesekkan menggunakan busur, melintang di atas dawai.

Sumber foto : pixabay.com

Cello adalah alat musik standar dalam perkembangan musik klasik di Eropa. Alat musik ini menjadi tidak lazim dimainkan dalam musik populer masa kini.

3. Bass/Contra Bass

Alat musik yang mempunyai ukuran paling besar dalam keluarga biola. Bass memiliki 4 dawai yang menghasilkan nada terendah dalam orkestra modern.

Umumnya dimainkan dengan cara berdiri dengan menyandarkan alat ini ke tubuh pemain yang merapat ke depan agar dapat menjangkau dawainya.

Sumber foto : pixabay.com

Contra bas atau bass saja bisa dimainkan dengan digesek ataupun dipetik (dibetot). Dalam musik klasik yang lebih menekankan pada sisi akustik, bass dimainkan dengan cara digesek. Pada musik yang lebih modern dengan penekanan untuk menjaga tempo, bass umum dimainkan dengan cara dibetot.

Dalam khazanah musik tanah air bas betot atau contra bas ini banyak dimainkan dalam musik keroncong. Selain sebagai penjaga tempo, bass dimainkan untuk memberikan nuansa suara gong gamelan.

Baca juga:  Hal Yang Membedakan Antara Pameran Dan Pergelaran Adalah


4. Viola

Alat musik gesek yang merupakan varian lain dari biola. Fungsi dan bentuknya sangat mirip dengan biola. Terbuat dari kayu dengan ukuran sedikit lebih besar dari biola. Memainkannya juga sama persis seperti biola.

Sumber foto : pixabay.com

Jika biola menghasilkan nada suara sopran atau tenor. Dan cello atau bass berada di nada suara bass, maka viola adalah suara tengah yang menghasilkan nada alto. Ciri suaranya lambat dan dalam dengan nada yang lebih rendah dibanding biola.


5. Rebab

Adalah salah satu alat musik tradisional Indonesia. Dimainkan dengan cara digesek dengan busur penggesek yang melengkung.

Sumber foto : ichanspitenk.wordpress.com

Berasal dari jazirah Arab dan meluas hingga ke Nusantara. Rebab umumnya berbentuk bulat terbuat dari kayu dengan dilapisi membran dari kulit domba. Biasanya terdiri dari 1 hingga 3 dawai yang secara musikal tidak bernada.

Dalam struktur perangkat musik gamelan, rebab memegang peranan penting. Fungsinya menyelaraskan melodi dasar sebuah tembang menjadi enak didengar.

6. Tarawangsa

Alat musik gesek tradisional khas Jawa Barat. Terbuat dari kayu, memiliki 2 dawai yang akan menghasikan suara dengan cara digesek.

Sumber: tikarmedia.or.id

Menurut catatan sejarah, tarawangsa sebenarnya lebih tua keberadaannya dari rebab. Ukurannya lebih tinggi dari rebab, oleh karenanya sering disebut juga rebab jangkung.

Baca juga: 10 Contoh
Alat Musik Pukul

Memainkan alat musik ini cukup unik. Dengan 2 senar yang dimiliki, ternyata hanya 1 senar yang digesek, yaitu yang terdekat dengan pemain. Dawai yang satunya lagi dimainkan dengan dipetik menggunakan jari telunjuk tangan kiri.


7. Tehyan

Merupakan alat musik gesek yang diadaptasi dari budaya Tiongkok. Alat musik tradisional khas Betawi ini terbuat dari kayu jati. Bodi atau badannya terbuat dari batok kelapa yang sekaligus berfungsi sebagai tabung resonansi. Terhubung dengan bagian leher yang terbuat dari kayu tempat 2 dawainya terpasang.

Sumber foto : sudutpandang.com

Tehyan umumnya bernada dasar A dimainkan dengan cara digesek. Alat musik ini adalah hasil akulturasi adat Betawi dan Tiongkok pada masa itu.

Saat ini biasa dimainkan pada ensambel musik khas Betawi, Tanjidor. Kemudian juga dipadukan dengan kesenian gambang kromong, lenong betawi ataupun ondel-ondel.


8. Arababu

Alat musik gesek tradisional khas Maluku yang berdawai satu. Terbuat dari batok kelapa yang menjadi tabung resonansinya. Batang lehernya yang kuat terbuat dari bambu.

Sumber foto : helloindonesia.id

Literatur menyebutkan arababu masuk ke Nusantara dibawa para saudagar Arab. Oleh karenanya mirip rebab dengan ukuran yang lebih kecil.

Jika dimainkan suara merdu mengalun terdengar nyaring saat melantunkan lagu-lagu tradisional Ternate. Umumnya dalam sebuah kelompok dengan alat musik khas Maluku Utara lainnya seperti tifa, gong dan fuk-fuk.


9. Haegeum

Ada beberapa alat musik yang dikenal berasal dari semenanjung Korea. Salah satunya adalah Haegeum yang termasuk jenis alat musik gesek tradisional khas negeri ginseng itu. Terdiri dari 2 dawai dan dimainkan dengan cara digesek menggunakan busur.

Baca juga:  Pukulan Servis Yang Digunakan Oleh Pemain Ganda Adalah

Sumber foto : thekoreandream.fr

Haegeum dimainkan dengan cara yang cukup unik. Pemusik duduk bersila dengan alat musik tersebut berada dipangkuannya.

Dalam khazanah budaya Korea, alat musik dibedakan menjadi alat musik asli pribumi dan alat musik pengaruh Cina. Haegeum termasuk alat musik adaptasi yang diselaraskan dengan cita rasa dan kearifan lokal.


10. Erhu

Salah satu dari sekian banyak alat musik tradisional asal Tiongkok yang paling populer. Alat musik ini memiliki 2 senar dan dimainkan dengan cara digesek menggunakan busur.

Sumber: thomann.de

Alat musik ini berbentuk heksagon atau oktagon dan bisa juga bulat. Terbuat dari kayu yang dilapisi kulit ular sanca sebagai membran penghasil resonansi.

Baca juga: 10 Contoh
Alat Musik Tiup
yang Perlu Diketahui

Saat ini erhu menjadi alat musik utama yang digunakan dalam pagelaran opera tradisional disana.

11. Yangqin

Alat musik gesek ini berasal dari tanah Tiongkok. Bentuk alat musik ini cukup unik dengan desain yang berbentuk mirip dengan kupu-kupu.

Sumber: www.pinterest.ca

Selain digesek, alat musik Yangqin juga bisa dimainkan dengan dipukul. Bila dilihat sepintas bentuknya mirip kecapi hanya saja Yangqin memiliki badan yang lebih lebar.

Dalam pertunjukan seni Cina klasik, Yangqin menjadi salah satu komponen utama dalam komposisi musik yang disuguhkan.

Yangqin memiliki karakter suara yang nyaring dan ketika dimainkan akan menambah daya ekspresi sebuah lagu.


12. Arbab

Kali ini kita meluncur ke Aceh. Arbab adalah alat musik gesek yang dimiliki oleh bumi Serambi Mekkah.

Sumber: musik.faktualnews.co

Bila dilihat sepintas Arbab hampir mirip dengan Rebab. Hanya saja bila Rebab menggunakan bahan dari kayu dan ada lapisan membran dari kulit domba, Arbab menggunakan bahan dari batok kelapa di bagian bawahnya.

Alat penggeseknya terbuat dari bahan bambu atau serat rotan.

Arbab sering digunakan dalam pertunjukan atau acara adat di Aceh. Pada umumnya Arbab sangat populer digunakan di daerah Pidie, Aceh Barat dan di Aceh Tengah.


13. Sukong

Sukong adalah alat musik gesek dari daerah Betawi. Lagi-lagi ada kemiripan antara Sukong dengan Arbab dan Rebab. Namun bila dibandingkan dengan Rebab maka Sukong berukuran lebih kecil.

Sumber: www.indonesiakaya.com

Sukong menggunakan bahan dari batok kelapa dan kayu di bagian bawahnya yang berfungsi sebagai wadah resonansi.

Alat musik ini terdiri dari dua buah senar dengan alat penggesek terbuat dari rambut kuda jantan

Instrumen ini sering ditemui dan digunakan untuk pertunjukan khas Betawi seperti Ondel-Ondel atau pementasan Lenong khas Betawi.

Baca juga:  Soal Pas Matematika Peminatan Kelas 10 Semester 1 Dan Jawabannya


14. Lagia

Alat musik berikutnya masih dari Indonesia yaitu sebuah alat musik gesek bernama Lagia dari daerah Nias, Sumatera Utara.

Sumber: www.pariwisatasumut.net

Bagian bawah Lagia terbuat dari sebuah kayu berukuran besar dan bulat dimana di bagian tengahnya ditancapkan kayu untuk menjadi penopang senar.

Lagia hanya menggunakan satu buah senar yang dimainkan dengan menggesek senar tersebut menggunakan busur.

Alat musik gesek tradisional ini biasanya ditaruh di tanah saat dimainkan karena ukurannya yang cukup besar.1

15. Raba / Tello

Masih dari daerah Nias, ada sebuah alat musik gesek yang bernama Raba. Bedanya bila Lagia menggunakan kayu di bagian bawahnya, Raba menggunakan bahan dari tempurung kelapa.

Sumber: www.mantabz.com

Tempurung kelapa tersebut kemudian ditancapkan sebatang kayu ditambahkan satu buat senar.

Alat ini pun diletakkan di tanah saat dimainkan, sama seperti halnya Lagia. Namun karakter suara Raba lebih rendah atau bass dibandingkan Lagia.

16. Keso-Keso

Keso-Keso adalah alat musik gesek khas daerah Sulawesi Selatan. Bentuk Keso-Keso cukup unik dengan bagian bawah seperti buah pir yang berbentuk oval.

Sumber: www.celebes-news.com

Pada bagian bawah juga digunakan lapisan membran terbuat dari kulit hewan yang juga berfungsi sebagai wadah resonansi suara.

Untuk memainkan alat musik Keso-Keso cukup menantang karena dibutuhkan keterampilan khusus untuk dapat menghasilkan nada dan suara yang diinginkan.

Keso-Keso sering dimainkan saat upacara adat di daerah Sulawesi Selatan sampai dengan saat ini.

17. Octobass

Octobass adalah alat musik gesek yang berukuran jauh lebih besar daripada Contrabass. Untuk memainkan alat musik ini pemusik harus menggunakan alat bantu berupa tuas yang ditekan.

Sumber: www.osm.ca

Walaupun alat musik ini jarang digunakan dan kurang populer namun Octobass merupakan sebuah alat musik gesek yang sangat unik karena ukuran dan cara memainkannya.

Perbedaan lainnya dengan Contrabass adalah Octobass menggunakan tiga buah dawai. Karakter suara yang dihasilkan Octobass lebih rendah daripada Cello.


18. Kontra

Kontra adalah sebuah alat musik gesek yang mirip dengan Viola. Namun Kontra hanya menggunakan tiga buah dawai. Keunikan lainnya adalah bagian

bridge

dibuat lebih mendatar.

Sumber: en.wikipedia.org

Sehingga pemain Kontra dapat menghasilkan chord dari tiga buah senar yang ada. Susunan nada pada masing-masing senar pun sama seperti layaknya Viola.

Hanya saja pada alat musik Kontra, senar dengan nada C tidak ada. Sehingga Kontra hanya memiliki nada G – D’ – A’.

Alat musik ini sendiri populer di negara Hungaria, Czechoslovakia, Polandia, Slovakia, dan di negara bagian Transylvania.

Nah itulah contoh alat musik gesek, buat kamu yang sedang belajar musik semoga lancar yaaa!

Sumber:

https://en.wikipedia.org/wiki/Kontra

https://en.wikipedia.org/wiki/Octobass

Instrumen Musik Yang Mirip Biola Akan Tetapi Lebih Besar Adalah

Sumber: https://memperoleh.com/instrumen-musik-yang-mirip-biola-akan-tetapi-lebih-besar-disebut