Kelompok Sosial Menurut Paul B Horton

Kelompok Sosial Menurut Paul B Horton

Berikut
konotasi kelompok sosial
secara umum dan menurut para juru dilengkapi ciri-cirinya yang dapat ia baca puas penjelasan dibagian bawah ini.

A. Apa Pengertian Kelompok Sosial ?

Yang dimaksud dengan kerubungan sosial ialah suatu kumpulan orang yang saling bekerjasama, saling berinteraksi dan saling mencatat kepentingan antar sesama anggotanya. Atau definisi kelompok sosial yaitu satu wahdah sosial nan terdiri semenjak dua individu ataupun lebih untuk ganti berinteraksi.

Kelompok dapat diciptakan maka dari itu anggota masyarakat dan kelompok pula dapat memberikan pengaruh pada perilaku anggotanya. Contoh gerombolan sosial misalnya jika berdasarkan palagan seperti mana RT dan RW, jika berdasarkan suatu relasi darah seperti anak bini, kerabat dan lain-enggak.

sumber: pixabay.com

Adapun penjelasan tentang kerumunan sosial menurut beberapa para ahli, yang diantaranya sebagai berikut ini:

  • Menurut George Homans: Kelompok sosial yakni pusparagam cucu adam yang berbuat kegiatan, interaksi & punya perasaan kerjakan membentuk suatu keseluruhan yang terorganisasi & berhubungan timbal balik.
  • Sekiranya menurut Hendropuspito: Kerubungan sosial perumpamaan satu kumpulan nyata, koheren & loyal dari manusia – individu yang melaksanakan peran – perannya secara berkaitan kemustajaban mencapai maksud bersama.
  • Dan menurut Paul B.Horton & Chester L.Hunt: Kerubungan sosial laksana kumpulan manusia yang memiliki kognisi akan keanggotaannya & saling berinteraksi.

Baca Juga Penjelasan: Pengertian Ilmu Sosial dan Menurut Para Ahli.

B. Ciri-Ciri Kelompok Sosial

Adapun ciri berpunca kelompok sosial, diantaranya sebagai berikut ini:

  • Mempunyai arti bersama.
  • N kepunyaan norma atau peraturan yang tegas sebagai pedoman tingkah laku, sehingga dapat menata kawin antar sesama anggota.
  • Memiliki struktur sosial, yang dimana setiap anggotanya mempunyai harga diri maupun peranan.
  • Terletak interaksi dan komunikasi diantara anggotanya.
  • Mempunyai struktur sosial buat membagi-bagi tugas bagi sendirisendiri anggotanya.
  • Ialah satu-kesatuan nyata, nan dapat dibedakan dengan kerumunan-kelompok tak.
  • Dan setiap anggota mempunyai motif nan sekufu dalam kelompok sosial.
Baca juga:  Dua Buah Planet a Dan B Mengorbit Matahari

C. Prinsip Mengecualikan Kelompok Sosial Dengan Gerombolan Lainnya

Terwalak beberapa persyaratan kerjakan kelompok sosial supaya dapat dibedakan dengan kerubungan nan lainnya, persyaratan tersebut diantaranya sebagai berikut ini:

  • Setiap individu yang terdapat dalam kelompok harus sadar bahwa dirinya merupakan bagian dari kelompok tersebut.
  • N kepunyaan satu persamaan faktor untuk membentuk kelompok sosial seperti faktor tersebut yaitu kesejajaran pegangan, harapan, politik, ideologi dan lain-lain. Faktor inilah yang dapat membuat pertalian menjadi lebih erat.
  • Di dalam kerubungan terdapat hubungan timbang balik antar anggota nan satu dengan yang lainnya.
  • Dan memiliki struktur, kaidah dan kamil berperilaku.

D. Faktor Pembentuk Kelompok Sosial

Bisa menyatu dengan suatu kelompok yaitu sesuatu nan murni berasal pecah diri seseorang itu koteng, atau dapat saja secara kebetulan lebih lagi bisa lagi ialah sebuah saringan. Terletak 2 faktor yang dapat mewujudkan terbentuknya suatu kelompok sosial yang diantaranya:

1. Fakrot kedekatan

Pengaruh yang pertama merupakan keeratan, keterlibatan seseorang dalam satu kerumunan memang enggak dapat di ukur, intern mewujudkan kerumunan dengan orang-orang yang ada di selingkung kita, saat itu juga kita telah tergabung kedalam sebuah kelompok sosial. Keramaian dapat terbentuk atas susunan individu yang silih berinteraksi antar satu sama lain. Misalnya semaki dekat letak gografis antara dua basyar atau lebih maka mereka akan majuh berinteraksi dan bersosialisasi. Jadi kedekatan dapat meningkatkan kemungkinan buat silih berinteraksi lalu boleh memungkinkan terbentuknya kerubungan sosial.

Baca Juga: Pengertian Lembaga Sosial dan Ciri-Cirinya.

2. Faktor kesamaan

Pengaruh yang kedua adalah paritas antar anggota, telah menjadi satu kebiasaan koteng individu lebih menyukai berinteraksi dengan individu lain yang mempunyai kesamaan nan sama. Misalnya ekualitas tersebut sebagai halnya kesejajaran kepentingan, hidup, keturunan dan lain sebagainya yang sehingga dapat membentuk satu kelompok sosial. Berikut dibawah ini penjelasannya:

  • Mempunyai kufu maslahat: dengan n kepunyaan kesamaan kepentingan antar individu maka akan terbentuklah suatu kelompok yang nantinya individu-basyar dalam kelompok tersebut akan ganti berkomplot untuk mencapai khasiat tersebut.
  • Mempunyai ekuivalensi nasib: misalnya seperti kesamaan karier, karena dengan atas dasar kemiripan jalan hidup setiap individu akan membuat kelompok sosial nan tujuannya telah ditentukan kerumahtanggaan kelompok tersebut.
  • Punya paritas keturunan: satu kelompok pun dapat terdidik atas dasar pertepatan zuriat sehingga setiap anggota yang ada dalam kelompok tersebut akan berkomitmen untuk menjaga pertalian persaudaraan kendati tidak teriris.
Baca juga:  Berikut Adalah Faktor-faktor Pendorong Terjadinya Mobilitas Sosial Kecuali

Demikian mengenai
pengertian kerubungan sosial
yang didapatkan berpangkal berbagai macam sumur, jika terdapat kesalahan n domestik pembahasan di atas mohon di maafkan dan seyogiannya bisa bermanfaat…




Kelompok Sosial Menurut Paul B Horton

Source: https://www.pengertianku.net/2015/08/pengertian-kelompok-sosial-dan-menurut-para-ahli.html