Review Make Over Powerstay Matte Powder Foundation

Cantiks.com – Review Make Over Powerstay Matte Powder Foundation


“Rue, when was this?!” said Maddy in Euphoria. Relatable


sama Make Over yang tiba-tiba rilis dua produk limited edition.


Like…when was this?! Obviously on Make Over’s 12th Birthday!


For heads up

, Euphoria disini enggak ada hubungannya sama Euphoria series di HBO yaa.

Untuk merayakan ULANG TAHUN, Make Over merilis dua produk limited edition


in which


salah satunya adalah produk yang super new dan enggak pernah ada di Make Over sebelumnya!


It’s


Powerstay Transferproof Matte Lip Cream


and


Powerstay Suede Blush. Enggak usah terlalu lama nongki di intro, yuk, langsung aja kita review!

Product Name Powerstay Transferproof Matte Lip Cream
Produced By PT Paragon Technology and Innovation
Distributed By Make Over Indonesia (PT Paragon Technology and Innovation)
Price / Net. Weight Rp 137.000 for 7gr


Packaging


Sebelum kita bahas desain packagingnya, kita harus tahu dulu nih arti dari “Euphoria”. Jadi, Euphoria adalah sebuah perasaan yang bahagia dan


exciting

, seperti perasaan di saat kamu menang lotere. Hal ini digambarkan dalam desain yang begitu


colorful


dan ceria tanpa menghilangkan sentuhan elegan ala Make Over (


see the black color is still there

). Tulisan “Euphoria” yang ditulis dengan font


Glow Better Serif


ini jauh dari bentuk yang kaku,


in other words, this new packaging is trying to be perceived as something “fun” and not like the usual Make Over.


Dengan tema yang sama seperti kemasan kardusnya, aku berhasil dibuat tertarik karena memang secakep itu jadinya, lho. Untuk bagian lainnya sama aja kok sama Transferproof Matte Lip Cream versi biasa:


black cap, transparent material,


dan


brand name on the cap.

Baca juga:  Review Garnier Sakura White Night Cream


Di sini kita bisa lihat bentuk dari


wand applicator

-nya


which is the doe foot; the classic Powerstay lip cream applicator

. Nah, kalau kamu belum pernah mendengarnya, bentuk ini adalah bentuk paling


basic


dari sebuah produk lip cream karena memang se-nyaman itu. Pertama, banyaknya produk yang terangkat dengan aplikator ini enggak terlalu sedikit atau terlalu banyak;


it’s just perfectly there in the middle

. Kedua, bentuk yang menguncup di bagian ujungnya bisa memberikan presisi yang baik saat pengaplikasian.


It’s everything a neat lip cream application needs.


The Formula and The Experience

Produk ini enggak ada aroma aneh-anehnya.


It smells like a fragrance-less lip cream


di mana ini adalah tanda yang baik.


Why

? Karena


less fragrance


=


less perfume


dan


less irritants

.

Untuk shade B101 dan B202 (shade-shade yang lebih muda), sedikit lebih kental daripada B102 dan B201.


Despite the little difference of viscosity, feel


produk saat diaplikasikan di bibir itu sama-sama


super smooth


dan sedikit


oily

, enggak ada menggumpalnya juga. Warnanya pekat di olesan pertama dan enggak meninggalkan spot-spot bolong di bibir (

this explains the awesome pigment

).

Nah, viskositasnya yang


overal


rendah dan karena adanya kandungan


Trisiloxane


menjadikan produk ini


quick set

. Di bibirku, produk nge-set setelah 1 menit 30 detik menunggu; cocok banget untuk kamu yang


always on the go


dan butuh


quick touch-up

. Terus, apakah ini


lightweight

? Tentunya! Pas lagi pakai produk ini, aku hampir lupa lho kalau lagi ada lip cream di bibir aku dengan warna yang begitu pekat.


It’s honestly very comfortable. But is it transferproof though?

Seperti namanya, produk ini bener-bener


transferproof

. 0% tingkat transfer di tissue/masker dan 5% tingkat transfer di kulit (ini hasil dari gerakan


tapping

/

dabbing


ya, beda lagi hasilnya kalau aku


swipe

, pasti akan luntur walaupun cuma sedikit).

Baca juga:  Urutan Make Up Wardah Untuk Pemula

Nah, bibirku ini terbilang kering banget kan, jadi aku sedikit khawatir nih untuk coba-coba produk


matte

,


but lo and behold

, ternyata enggak bikin bibir kering! Ini sih sepertinya berkat kandungan


Isododecane, Cyclopentasiloxane,


dan


Aluminum Hydroxide.


Overall, it’s an excellent product!


Enggak ada penurunan kualitas sama sekali dibandingkan dengan Powerstay Transferproof Matte Lip Cream versi biasa.


Packaging


Desain tema “Euphoria” ini lebih terlihat bold di kemasan Powerstay Suede Blush, lho.


It looks so lively and dimensional


dan warnanya lebih terlihat pekat.


Nah, karena aku terbiasa dengan penutup sistem “


lock

”, pertama kali berinteraksi dengan


container


ini, aku tekan-tekan bagian penutupnya untuk membuka.


Turns out

, enggak usah digituin, lho (tinggal angkat aja, enggak perlu ditekan). Ternyata


container


blush ini menggunakan magnet sebagai penutup.


Personally, I love this


karena


satisfying


banget rasanya pas nutup, tapi, memang jadi sedikit lebih susah pas bukanya (


for the first time

) karena terasa berat saat penutupnya diangkat. Tapi semakin sering kamu buka tutup,


eventually


kamu jadi terbiasa kok.

Posisi kedua shades-nya menurutku ideal, bersebelahan kiri dan kanan. Kalau aku aplikasikan dengan jari, posisi jarinya jadi terasa super nyaman (seperti sedang swatch produk menggunakan dua jari).

Seperti biasa, selalu ada informasi nomor dan nama shades di bagian belakang


container


supaya enggak tertukar dengan shade lain saat ingin menggunakannya.


The Formula and The Experience


This is a unique one.


Saat aku sentuh untuk ambil produknya dengan jari, rasanya tuh bener-bener creamy persis seperti lipstick. Tapi, saat aku coba aplikasikan di lengan, rasanya tuh jadi


powdery

! Aneh lho gimana creamy bisa berubah jadi


powdery

,


but I’m pretty sure it’s because of Aluminum Starch Octenylsuccinate and Dimethicone/​Vinyl Dimethicone Crosspolymer.


Terus, aku coba aplikasikan di pipi (dalam kondisi sudah menggunakan cushion), dan experience-nya sama seperti di lengan!


Creamy


tapi


powdery


feel


ini lah yang disebut dengan “


suede

”.

Baca juga:  Harga Lipstik Wardah Exclusive Matte Lip Cream

Aku aplikasikan shade 10 Magnetic Rush di pipi dan aku pun disuguhkan warna yang


super pretty!


Finish

-nya terlihat


blurred out


dan rata alias enggak


patchy

. Asiknya, pigmennya bersifat


buildable

, jadi aku bisa menghasilkan


look


yang natural dengan blush yang tipis dan bisa juga menghasilkan


look


yang


bold


dengan blush yang lebih tebal dan banyak. Kedua warna dari shade ini bercampur


seamlessly


dan menghasilkan blush


look


yang


so attractive!


A little tip here

: yang suka natural and


sheer look

, kamu harus hati-hati saat aplikasi. Pigmen dari produk ini super pekat, jadi ambil super tipis-tipis aja yaa supaya bisa kamu build sampai pekatnya cocok dengan keinginan kamu.

Untuk


finish

-nya pada awalnya memang terlihat


powdery


and


velvet-y


(karena ada


Polymethylsilsesquioxane

), tapi lama kelamaan mengikuti kondisi kulit di bawahnya. Karena kulit aku


oily

, blush jadi terlihat


shiny

.


Anyhow

, produk ini bisa sedikit terangkat/hilang kalau di-

swipe


di atas kulit yang


overly oily


(karena memang sifat minyak yang jahat banget terhadap kosmetik).


So

, kalau kulit wajah kamu berminyak banget, aku sarankan untuk menggunakan


mattifying powder


dulu sebagai


base

. Kalau berminyaknya enggak lebay, harusnya aman-aman aja siih, enggak akan smudging atau terangkat drastis,


but still, would be better with mattifying powder first.

Lanjut, setelah aku aplikasikan, ternyata blush ini meninggalkan


stain


di jari-jariku yang lumayan susah untuk dihapus. Nah, kemampuan stain ini lah yang bisa membuat blush ini tahan lama.


Overall, I’m in love with this blush. A huge pass from me!

Review Make Over Powerstay Matte Powder Foundation

Sumber: https://lippielust.com/2022/08/11/review-powerstay-suede-blush/