Tugas Pembicara 1 2 3 Dalam Debat

Cantiks.com – Tugas Pembicara 1 2 3 Dalam Debat

FOLLOW UP DEBAT 2021

( Bidang Keahlian UKM IPRI UM 2021)

Hallo teman-teman, nggak kerasa ya kita udah menginjak bulan April aja nih. Mari kita mengawali bulan ini dengan belajar tentang bagaimana menjadi debaters yang kece, keren dan berkompeten. Tapi sebelumnya, kamu tau nggak sih apa itu debat?  Jadi gini guys, debat merupakan kegiatan berargumentasi yang bertujuan untuk menyampaikan pendapat yang bertentangan dengan pendapat orang lain atau tim lawan. Nah dalam mekanisme debat itu terdapat dua komponen yakni tim pro yang mendukung kedudukan mosi dan tim kontra yang menyerang kedudukan mosi.
Training at home: schedule of free online classes on Instagram buy furosemide uk espacio meridian: a sustainable home to relax and unwind.

Tau nggak sih teman-teman jika dalam debat itu ada beberapa
style
loh, jadi gak cuma
fashion
aja nih yang punya
style
tapi dalam berdebat pun ada
style
nya. Lalu ada
style
apa aja sih dalam debat? Sebenarnya ada banyak
style
dalam debat tetapi yang sering dipakai dalam perlombaan adalah dua
style
,
yaitu :

  1. British Parliamentary, sistem debat yang menggunakan empat tim dalam sekali pertandingan yang terdiri dari OG, CG, dan OO. Terdiri dari tim pemerintah dan oposisi
  2. Asian Parliamentary, Sistem debat yang menggunakan dua tim dalam
    sekali pertandingan yang terdiri dari tim pemerintah dan oposisi. Sering digunakan pada : KDMI, debat bahasa.

Lalu, apa saja sih yang biasanya dinilai dalam perlombaan debat itu??? Jadi begini IPRI-ers, dalam lomba debat sistem penilaiannya menyangkut 3M,
eits…
bukan 3M yang menyapa, mengenal lalu meng-ghoshting
yaaa… tapi
Matter, Manner
dan
Method.
Dengan porsi penilaian 60%
Matter, 20%
Manner
dan 20%
Method.

Seperti halnya dalam kepanitiaan yang ada pembagian
jobdesc, begitu juga dalam debat.
Jobdesc
ini dibagi kepada tiga pembicara yakni pembicara pertama sebagai pondasi tim yang tujuan utamanya untuk mencapai kesepakatan mengenai konteks permasalahan dalam perdebatan. Pembicara kedua yakni menjadi nyawa dalam tim yang membahas tentang judul pernyataan, contoh dan kesimpulan. Serta pembicara ketiga yang menjadi penyelamat membahas tentang pertentangan dan sanggahan.

Baca juga:  Membedakan Tumbler Starbucks Asli Dan Palsu

Selain pembagian
jobdesc
ada beberapa hal yang perlu teman-teman perhatikan nih dalam kegiatan debat, yakni :

Mempertahankan status quo

Seringkali, kita tidak bijaksana untuk menolak identifikasi masalah dari tim pro. Karena itu, tim lawan perlu mengakui bahwa itu bermasalah. Namun, oposisi masih bisa mempertahankan status quo dengan dua cara yaitu status quo sedang berjalan dengan baik dan proposal akan membawa lebih banyak kerugian dari pada status quo.

Counter Proposal

Perlu diperhatikan bahwa jika kita memilih cara ini, kita juga setuju dengan masalah yang diajukan oleh tim afirmatif. Memerlukan jumlah karakterisasi aktor yang sama baik bahkan lebih baik dari lawan harus saling eksklusif untuk proposal yang diajukan oleh tim afirmatif.

Membedah Mosi

Mosi adalah adalah gerakan untuk menciptakan atau mendukung suatu perubahan. Mosi ada untuk menciptakan atau mendukung perubahan atau untuk membuktikan ketika sesuatu itu menguntungkan atau tidak. Terdapat mosi proposal dan mosi filosofi. Cara memahami mosi: Apa kata kerja dalam mosi tersebut?, Siapakah Dewan Ini (This House)? Siapakah aktor yang memiliki kemampuan untuk melakukan aksinya?, Apa yang ingin diselesaikan oleh mosi tersebut?.

Ada juga istilah
Burden of Prove
atau BOP, apasih BOP itu ? Secara bahasa, BOP memiliki arti beban pembuktian. Hal ini membicarakan tentang pihak mana yang paling wajib membuktikan klaimnya (tuduhan, dugaan, hipotesis, tesis dll). BOP didasarkan pada
State of Nature, bukan Status Quo.
State of Nature
adalah suatu kondisi di mana tidak ada negara, tidak ada hukum, tidak ada etika, tidak ada norma, tidak ada nilai, tidak ada mata uang, tidak ada kepemilikan tanah, dan sebagainya. BOP ada pada tim yang melawan
State of Nature. BOP bukan hanya tugas salah satu pembicara, melainkan tugas semua pembicara dalam tim debat, meski pembicara pertama yang dominan. Analisis BOP sangat penting dalam penyusunan argumen agar tim positif dan negatif dapat menganalisis hal apa saja yang harus dibawakan.

Setelah membahas hal-hal penting dalam debat tentu kita juga perlu memperhatikan porsi bicara para debater nih guys, tentu hal ini dibagi kedalam tiga pembicara, yakni :

  1. Pembicara pertama : pertandingan pertama dibuka oleh pembicara pertama tim pemerintah, karena tamplate paten yang paling umum disampaikan oleh pembicara adalah latar belakang, tujuan atau goals yang ingin dicapai atau visi misi tim, definisi dan limitasi, justifikasi apa yang didukung oleh tim, dan
  • Latar belakang : elaborasi latar belakang dengan waktu, bisa jadi boomerang. Yang perlu diperhatikan 1) Apa masalahnya atau masalah yang diperdebatkan dalam mosi. 2). Identifikasi masalah atau memberikan ulasan. 3). Lengkapi dengan fakta-fakta terjadi. 4). Kenapa hal ini buruk dan kenapa hal ini butuh solusi (tampilkan status quo saat ini).
  • Goals Team
    : Tujuan hendaknya harus dirasionalisasikan, contoh baik secara hukum, sosial, medis, kita harus punya parameter yang bisa terbukti dengan apa saja dan dari sisi mana aja
  • Definisi dan Limitasi : definisi mencangkup penjelasan variabel-variabel penting dalam mosi. Contoh : perspektif legalisasi, tentang ganja mau dibawa kemana, keperluan medis dan rekreasi. Limitasi seperti pembatasan pada umur atau wilayah. Limitasi menggunakan rasionalisasi.
  • Justifikasi
    : Poin justifikasi paling tidak ada 2-3, caranya dengan langsung menembak di mosi.
  • Mekanisme : Mengandung alur cerita legalisasi.
  • Pembicara pertama Tim Kontra menyampaikan bantahan dari tim pro dengan memberi definisi baru yang akan menguntungkan tim kontra.
  1. Pembicara kedua : Teoritis. Tugas umum yakni mengelaborasi pembicara pertama. Harus ada landasan yang jelas tentang baik dan buruk. Ada reset – reset tertentu. Sebelum menyampaikan poin implikasi dari tim, harus membidas tim lawan. Argumen, fakta dan implikasi
  • Pembicara pada tim kontra yakni sebelum menyampaikan implikasi dengan menyampaikan bidasan.
  1. Pembicara ketiga merupakan seseorang yang bisa
    improve, pembicara ketika adalah bom tim. Pembicara ini harus membidas poin yang mereka pertahankan dengan alasan yang lain dengan mempertimbangkan limitasi. namun tidak boleh mengulang pembidasan dengan redaksi yang sama. Memberikan bukti – bukti baru tentang bantahan. Yang haram bagi pembicara ketiga adalah memberikan argument yang baru. Pembicara ke 3 menjadi jembatan pembicara 1 dan 2. Bantahan dan elaborasi
  • Pembicara penyimpul bertugas : menyimpulkan jalannya debat dan pembicara penyimpul diposisikan sebagai juri. Memberikan poin ulasan justifikasi ataupun urgensi. Bisa melihat poin-poin yang masih berdiri dan tidak dibidas oleh lawan.
Baca juga:  10 Macam Power Tools Dan Fungsinya

Menjadi debaters tentu teknik berpikir kritis sangatlah dibutuhkan, lalu bagaimana caranya?! tentu yang pertama dengan memperbanyak membaca, tidak dipungkiri bahwa dengan memperbanyak membaca membuat pengetahuan kita bertambah banyak dan pengambilan sudut pandang kita bertambah pula. Selain itu banyak membaca akan membuat kita menjadi
up to date
karena hal ini diperlukan untuk mengupdate pengetahuan kita. Kegiatan
brainstroming
bersama teman satu team dan saling bertukar pertanyaan 5W + 1H. Sikap objektif juga diperlukan dalam debat supaya kita dapat menempatkan diri di berbagai sudut pandang.

Dalam debat, teknik motion secara
multiperspectives
juga diperlukan.
Multiperspekstif
adalah bagaimana kita melihat masalah secara holistik. Cara menganalisis mosi secara multiserpektif dapat dilakukan dengan menganalisis dari segi keilmuan/scientific (Hukum, Ekonomi, Sosial,dll) dan segi stakeholder : praktek yang dialami pihak” terkait. Dalam menyusun mosi debat tentu kita memerlukan  AREL, apa itu AREL ? AREL merupakan kependekan dari
Assertion
,

Reason
,

Evidence
dan
Link back. AREL ini terdiri dari :

  1. Assertion
    : Kalimat utama dari pendapat yang akan kita kemukakan
  2. Reason
    : Alasan yang mendasari pendapat
  3. Evidence
    : Bukti yang memperkuat pendapat
  4. Link back
    : Statement kalimat utama yang diulang kembali dan diberi                                        penegasan

Dalam debat, AREL ini penting karena berguna untuk membuat argumen menjadi logis dan meminimalisir potensi blank saat berdebat. Nah, ini ada sedikit tips bagaimana menyusun argumen berdasarkan AREL yakni :

  1. Hindari memberi
    evidence
    yang hanya diketahui oleh pembicara saja (Contoh : Di desa saya, BLT diberikan kepada orang-orang yang mampu, sedangkan masyarakat yang tidak mampu justru tidak mendapatkan BLT)
  2. Assertion
    harus lebih spesifik, tidak general (Contoh
    assertion
    yang general adalah penggunaan kata efektivitas dan efisiensi).

DOKUMENTASI

Baca juga:  Contoh Surat Pribadi Untuk Teman Dalam Bahasa Inggris Dan Artinya

Upcoming 2021 Nike Dunk Release Dates – nike tiempo ii jersey green black friday specials – CopperbridgemediaShops | G58022 – adidas leather football boots for sale in nigeria – Buy now Adidas ADIDAS TRX VINTAGE



Tugas Pembicara 1 2 3 Dalam Debat

Sumber: http://ipri.ukm.um.ac.id/3098-2/