Unsur Yang Tidak Terdapat Dalam Teks Berita Diatas Adalah

Cantiks.com – Unsur Yang Tidak Terdapat Dalam Teks Berita Diatas Adalah

Bobo.id
– Teman-teman, apakah kamu pernah menulis atau membaca teks berita?

Teks berita adalah teks yang melaporkan kejadian, peristiwa, atau informasi mengenai sesuatu yang sedang atau telah terjadi.

Teks berita harus bersifat objektif berdasarkan fakta, disampaikan secara urut atau kronologis, dan memenuhi unsur teks berita yang lengkap.

Unsur-unsur pembentuk teks berita adalah 5W + 1H, yaitu
What
(apa),
Who
(siapa),
When
(kapan),
Where
(di mana),
Why
(mengapa), dan
How
(bagaimana).

Selain harus memenuhi unsur-unsur pokok, teks berita juga harus sesuai dengan struktur yang sudah ditentukan.

Baca Juga: Cara Membuat Teks Prosedur Berdasarkan Ciri, Struktur, dan Kaidahnya

Adapun struktur teks berita, yaitu orientasi berita, peristiwa, dan sumber berita.

Teman-teman dapat mengamati contoh teks berita tentang COVID-19 di bawah ini, agar dapat menentukan apa saja unsur dan struktur pembentuk berita tersebut.

Contoh 1


Perlu Diingat, Ini Daftar Tempat di Jakarta yang Pengunjungnya Wajib Perlihatkan Serifikat Vaksin COVID-19

Sertifikat vaksin COVID-19 resmi digunakan sebagai syarat untuk beraktivitas di tempat-tempat publik.

Aturan baru ini berlaku setelah Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta menerbitkan aturan tersebut pada 3 Agustus 2021.

Dikutip dari Kompas.com, aturan ini tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) No. 966 Tahun 2021.

Aturan ini ditujukan kepada masyarakat yang melakukan aktivitas di sektor-sektor tertentu, harus sudah divaksinasi (minimal tahap pertama).

Namun, aturan tersebut dikecualikan untuk kategori masyarakat yang tidak bisa melakukan vaksinasi.

Masyarakat tersebut seperti, anak usia di bawah 12 tahun, karena alasan medis, atau seseorang yang baru sembuh dari COVID-19.


Baca Juga: Mengenal Teks Persuasif, Mulai dari Pengertian Sampai Jenisnya

Berikut ini akan dijabarkan daftar tempat yang wajib memperlihatkan sertifikat COVID-19 di Jakarta, yaitu:


1. Apotek dan Toko Obat

Saat mendatangi apotek, masyarakat perlu membawa sertifikat vaksin COVID-19.

Tidak perlu khawatir, tempat ini buka selama 24 jam dalam sehari.


2. Supermarket, Swalayan, Pasar Raya dan Pasar Tradisional

Meskipun sudah membawa sertifikat vaksin COVID-19, ada syarat yang harus dipatuhi, yaitu:

– Kapasitas pengunjung hanya 50 persen.

– Untuk jenis supermarket dan swalayan buka sampai pukul 20.00 WIB.

– Untuk jenis pasar raya dan pasar tradisional buka sampai pukul 15.00 WIB.


3. Restoran dan Kafe

Selain membawa sertifikat vaksin, ada syarat yang perlu dipatuhi, yaitu:

– Untuk jenis restoran atau kafe di dalam mal atau gedung, hanya berlaku delivery atau take away saja.


4. Warung makan atau Warteg

Selain membawa sertifikat vaksin, masyarakat juga perlu mematuhi syarat berikut:

– Waktu makan hanya selama 20 menit


Baca Juga: Mengenal Teks Pengumuman, Mulai dari Pengertian Sampai Contohnya

– Selain itu, pengunjung warteg hanya sebanyak 3 orang.

– Warung makan atau warteg boleh buka sampai pukul 20.00 WIB


5. Pusat Perbelanjaan atau Mal


Baca juga:  Berikut Ini Adalah Wilayah Yang Memiliki Iklim Af Adalah

Serifikat vaksin COVID-19 ini perlu diperlihatkan oleh pengunjung dan para pegawai pusat perbelanjaan.

Hal ini karena syarat aktivitas di pusat perbelanjaan, yaitu:

– Pegawai toko hanya melayani penjualan online.

– Pusat perbelanjaan hanya membuka sektor esensial, seperti supermarket, restoran, dan toko yang melayani penjualan online.

Selain kelima tempat di atas, sektor- sektor di bawah ini juga diwajibkan membawa sertifikat vaksinasi COVID-19, yaitu:

1. Tempat Kontruksi untuk Infrastruktur Publik

2. Moda Transportasi

3. Fasilitas Layanan Kesehatan

4. Kegiatan Peribadatan.

(Sumber: Bobo.id/Ikawati Sukarna | Editor: Iveta Rahmalia)

Baca Juga: Mengenal Teks Eksposisi, Mulai dari Unsur Hingga Jenis-jenisnya

Unsur-Unsur Pembentuk Berita

Dari berita di atas, kamu dapat menemukan unsur-unsur pembentuk berita sebagai berikut.

1. Apa yang terjadi? (What):

Sertifikat vaksin COVID-19 resmi digunakan sebagai syarat untuk beraktivitas di tempat-tempat publik.

2. Siapa yang meresmikan? (Who):

Gubernur DKI Jakarta, Bapak Anies Baswedan.

3. Kapan peristiwa terjadi? (When):

Aturan baru ini berlaku setelah Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta menerbitkan aturan tersebut pada 3 Agustus 2021.

4. Di mana peristiwa tersebut terjadi? (Where):

Tempat yang wajib memperlihatkan sertifikat COVID-19 di Jakarta, yaitu: apotek dan toko obat, tempat perbelanjaan seperti supermarket hingga pasar tradisional, restoran dan kafe, warung makan dan warteg, dan pusat perbelanjaan.

5. Mengapa peristiwa tersebut dapat terjadi? (Why):

Masyarakat yang melakukan aktivitas di sektor-sektor tertentu harus sudah divaksin. Oleh karena itu, setiap berkunjung ke tempat-tempat yang sudah ditentukan, masyarakat wajib membawa sertifikat vaksin COVID-19.

Baca Juga: Mengenal Teks Deskripsi, Mulai dari Jenis Hingga Langkah-Langkah dalam Pembuatannya

6. Bagaimana peristiwa tersebut dapat terjadi? (How):

Saat mendatangi tempat-tempat tertentu, masyarakat harus menunjukkan sertifikat vaksin COVID-19 dan mematuhi aturan dan protokol kesehatan yang berlaku selama masa pandemi.

Baca juga:  Titik Yang Berjarak 3 Satuan Terhadap Sumbu X Adalah

Nah, penjelasan di atas merupakan unsur-unsur dari teks berita berjudul “Perlu Diingat, Ini Daftar Tempat di Jakarta yang Pengunjungnya Wajib Perlihatkan Serifikat Vaksin COVID-19”.

Lalu, bagaimana struktur dari teks berita tersebut?

1. Orientasi atau pembukaan teks berita menjelaskan bahwa sertifikat vaksin COVID-19 resmi digunakan sebagai syarat untuk beraktivitas di tempat-tempat publik.

Aturan baru ini berlaku setelah Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta menerbitkan aturan tersebut pada 3 Agustus 2021.

2. Peristiwa yang lengkap yang terjadi. Dari teks berita di atas peristiwa dapat ditemukan pada penjelasan mengapa sertifikat vaksin COVID-19 harus ditunjukkan dan sektor-sektor atau tempat apa saja yang diwajibkan menunjukkan sertifikat vaksin COVID-19.

Baca Juga: Materi Kelas 6 Tema 7 Subtema 2: Seperti Apa Struktur Penyusunan Teks Pidato?

3. Sumber berita dari
Bobo.id
dengan penulis berita Ikawati Sukarna, dan editor oleh Iveta Rahmalia.

Nah, seperti itulah teman-teman cara untuk menentukan unsur dan struktur dari contoh teks berita dan contoh teks berita tentang COVID-19.

Kuncinya adalah membaca dengan seksama dan memperhatikan setiap kalimat yang tertera pada teks berita tersebut.

—-

Ayo, kunjungiadjar.id dan baca artikel-artikel pelajaran untuk menunjang kegiatan belajar dan menambah pengetahuanmu. Makin pintar belajar ditemani adjar.id, dunia pelajaran anak Indonesia.



Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






PROMOTED CONTENT


Video Pilihan



Unsur Yang Tidak Terdapat Dalam Teks Berita Diatas Adalah

Sumber: https://bobo.grid.id/read/082831078/contoh-teks-berita-tentang-covid-19-beserta-unsur-unsur-dan-strukturnya?page=all