Perbedaan Kondensor 1 Kabel Dan 2 Kabel

Perbedaan Kondensor 1 Kabel Dan 2 Kabel

√ Fungsi Kondensor Pada Sistem Pengapian : Jenis & Cara Kerja

Advertisements

Fungsi Kondensor Pada Sistem Pengapian
– Ada beberapa macam jenis sistem pengapian yang ada pada mobil. Dan satu diantaranya adalah sistem pengapian konvensional atau sistem pengapian yang masih memakai platina.

Peran platina tersebut untuk memutus dan menghubungkan arus primer di dalam koil agar membuat induksi tegangan tinggi. Yang dimana induksi tegangan ini nantinya akan di salurkan ke busi agar membuat percikan api untuk kebutuhan pembakaran.

Daftar Isi

  • Apa Itu Kondensor ?
  • Mengenal Fungsi Kondensor Pada Sistem Pengapian
  • Efek Kondensor Rusak
    • 1. Pada Arus Primer
    • 2. Pada Arus Sekunder
  • Cara Kerja Kondensor Pada Sistem Pengapian
  • Jenis Kondensor Pada Sistem Pengapian Mobil Konvensional

Nah di dalam sistem pengapian konvensional tersebut terdapat sebuah komponen yang bernama kondensor. Bentuknya biasanya memiliki tampilan silinder kecil dengan bagian dalamnya terdiri dari beberapa lembaran-lembaran kertas timah.

Advertisements

Bahkan meski dalam bentuk kecil, lembaran kertas timah tersebut juga sudah masih dilapisi dengan lembaran kertas paraffin. Dan semua lembaran tersebut digulung menjadi satu dengan menggunakan material berbahan karet sehingga membuat bentuknya menjadi silinder.

Advertisements

Meski hanya dibuat dengan lembaran kertas dalam bentuk silinder, akan tetapi fungsi kondensor pada sistem pengapian konvensional begitu penting. Oleh karena itu dibawah ini akan otoflik rangkum info tentang fungsi kondensor dan juga cara kerjanya.

Baca juga:  Deskripsikan Secara Singkat Tentang Rtk Dan Rtp

Apa Itu Kapasitor?

Kapasitor pertama kali ditemukan oleh Edward Georg von Kleist pada abad kesebelas dengan bentuk Kleistian Jar, semacam bejana yang dapat menyimpan muatan listrik. Kapastor sendiri sangat banyak macamnya, dari bahan yang digunakan kapasistor ada yang terbuat dari plat di elektrik, ataupun yang terbuat dari elektrolit.

Yang digunakan pada sistem pengapian mobil merupakan kapasitor yang terbuat dari beberapa lembar plat dielektrik yang digulung. Kapasitas kapasitor biasanya dinyatakan dalam satuan Farad, satuan muatan elektron. Untuk aplikasi pada sistem pengapian, yang biasa digunakan adalah yang mempunyai kapasitas 0,1-0,three mikro Farad.

Bagian Kondensor

Nah khususnya untuk penggunaan sebagai kondensor pada sistem pengapian, anatomi dari kondensor dapat dilihat pada gambar berikut

Bagian-bagian Kondensor

Keterangan:

  1. Alumunium
  2. Isolator
  3. Sambungan massa atau footing
  4. Kabel positif

Lembaran atau plat tersebut yang nantinya ketika dipasang akan menyimpan daya listrik saat diperlukan.

Ketika dipasangkan pada sistem pengapian, kondensor akan dipasang secara pararel dengan kontak pemutus platina. Kabel positif (nomor 4) akan tersambung dengan arus dari koil.

A. Fungsi Kondensor

Fungsi kondensor pada sistem pengapian konvensional mesin mobil bensin adalah untuk menyerap tegangan dari baterai saat kontak platina terbuka. Tujuannya adalah agar tidak terjadi percikan api ketika kontak platina terbuka, yang mana ini sangat tidak baik dan dapat merusak permukaan platina itu sendiri.

B. Cara Kerja Kondensor

Pada saat kontak pemutus mulai membuka, arus induksi yang terjadi diserap oleh kondensor yang menyebabkan :

  • Tidak terjadi loncatan bunga api pada kontak pemutus.
  • Arus primer hilang dengan cepat, maka medan magnet jatuh dengan cepat.
  • Perubahan medan magnet yang cepat mengakibatkan tegangan induksi pada sirkuit sekunder tinggi, sehingga bunga api pada busi kuat.
Baca juga:  Villa Di Anyer Untuk 30 Orang

Kondensator terdiri dari dua plat penghantar yang terpisah oleh foli isolator. Jika kedua plat bersinggungan dengan tegangan listrik, maka plat negatif akan terisi elektron-elektron.

Jika sumber tegangan/baterai dilepas, elektron-elektron masih tetap tersimpan pada plat kondensator, berarti ada penyimpanan muatan listrik.

Jika kedua penghantar yang berisi muatan listrik tersebut dihubungkan, maka akan terjadi penyeimbangan arus, lampu akan menyala sesaat lalu padam karena arus sudah seimbang.

√ Fungsi Kondensor : Pengertian & Cara Kerja

Fungsi Kondensor
– Seperti yang kita tahu mobil memiliki jenis
SISTEM PENGAPIAN
berbeda di masing-masing kendaraan. Salah satunya sistem pengapian yang tersemat adalah sistem pengapian menggunakan platina atau yang bisa di bilang sistem pengapian konvensional.

Fungsi platina adalah untuk menghubungkan arus listrik ataupun menghubungkan arus yang ada di dalam koil sesuai dengan kebutuhan. Hal ini bertujuan untuk membuat induksi memiliki tegangan yang cukup.

Bagan Artikel

  • Pengertian Kondensor
  • Fungsi Kondensor
  • Jenis Kondensor Pada Sistem Pengapian
  • Cara Kerja Kondensor Pada Sistem Pengapian

Salah satu bagian yang memiliki peranan dan fungsi sangat penting adalah Kondensor. Kondensor ini memiliki tampilan fisik berbentuk silinder dan terdiri dari bagian lembaran timah.

Lapisan kertas timah dalam kondensor juga di lapisi kertas paraffin. Berikut ini
spbukita.com
akan membahas tentang seberapa penting peran dan fungsi kondensor di sistem pengapian dalam kendaraaan.

Perbedaan Kondensor 1 Kabel Dan 2 Kabel

Source: https://apayangkamu.com/perbedaan-kondensor-1-kabel-dan-2-kabel